Ahlan wa Sahlan

Ceramah dan Kajian Islam Bersama Ustadz Turahmin, M.H

Websitenya Pecinta al-Qur'an dan Sunnah

Seputar Ilmu Nahwu

36 PembacaDalam kitab At-Tuhfatus Saniyah bi Syarhi Al-Muqaddimah Al-Ajurrumiyah, Syaikh Muhammad Muhyiddin Abdul Hamid mengawali kitabnya dengan bab mukadimah yang sangat krusial. Sebelum membedah teks matan, beliau menjabarkan dasar-dasar ilmu nahwu melalui pendekatan Mabadi Asyarah (10 Prinsip Dasar Ilmu). Di dalam mukadimah tersebut, Anda akan menemukan uraian lengkap mengenai definisi nahwu, objek pembahasannya, buah/hasilnya, nisbah …

Read more

Definisi Kalam, Tanda-Tanda Isim & Tabel RIngkas Matrik Kalam

39 PembacaRangkuman lengkap, padat, dan sistematis yang menggabungkan definisi, pembagian, serta tanda-tanda Kalam langsung berdasarkan penjelasan Syaikh Muhammad Muhyiddin Abdul Hamid dalam kitab At-Tuhfatus Saniyah bi Syarhi Al-Muqaddimah Al-Ajurrumiyah. I. DEFINISI KALAM (تَعْرِيفُ الْكَلَامِ) Menurut istilah ilmu nahwu, sebuah ucapan baru bisa disebut sebagai Kalam jika memenuhi 4 syarat baku secara bersamaan: II. PEMBAGIAN & …

Read more

Durasi Tinggal Bersama Istri Baru

31 Pembaca وَعَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: مِنَ السُّنَّةِ إِذَا تَزَوَّجَ الرَّجُلُ الْبِكْرَ عَلَى الثَّيِّبِ أَقَامَ عِنْدَهَا سَبْعًا، ثُمَّ قَسَمَ، وَإِذَا تَزَوَّجَ الثَّيِّبَ أَقَامَ عِنْدَهَا ثَلَاثًا، ثُمَّ قَسَمَ. مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ، وَاللَّفْظُ لِلْبُخَارِيِّ Dari Anas radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: “Termasuk sunnah (ajaran Nabi), apabila seorang laki-laki menikahi seorang gadis (perawan) sedangkan ia telah memiliki istri …

Read more

Wajibnya Berbuat Adil di Antara Para Istri dalam Hal-Hal yang Dimampui

36 Pembaca عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ قَالَ: مَنْ كَانَتْ لَهُ امْرَأَتَانِ فَمَالَ إِلَى إِحْدَاهُمَا، جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَشِقُّهُ مَائِلٌ. رَوَاهُ أَحْمَدُ وَالْأَرْبَعَةُ، وَسَنَدُهُ صَحِيحٌ. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi ﷺ bersabda: “Barangsiapa yang memiliki dua orang istri lalu ia lebih condong (berbuat tidak adil) kepada salah satunya, maka …

Read more

Syari’at Pembagian Gilir di Antara Para Istri

48 PembacaLegalitas Pembagian Gilir di Antara Para Istri عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ يَقْسِمُ لِنِسَائِهِ فَيَعْدِلُ، وَيَقُولُ: اللَّهُمَّ هَذَا قَسْمِي فِيمَا أَمْلِكُ، فَلَا تَلُمْنِي فِيمَا تَمْلِكُ وَلَا أَمْلِكُ. رَوَاهُ الْأَرْبَعَةُ، وَصَحَّحَهُ ابْنُ حِبَّانَ وَالْحَاكِمُ، وَلَكِنْ رَجَّحَ التِّرْمِذِيُّ إِرْسَالَهُ Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata: Rasulullah ﷺ biasa membagikan gilir waktu …

Read more

Pembagian (Gilir Waktu bagi Istri)/al-Qasmu

32 PembacaAl-Qasmu (الْقَسْمُ): Ditulis dengan huruf qaf berharakat fathah dan sin berharakat sukun, merupakan bentuk masdar (kata benda tindakan) dari kata kerja qasama yang mengikuti pola bab dharaba-yadhribu (artinya membagi). Maknanya sama dengan al-qismah, yaitu pemberian. Seseorang dikatakan: Qasama al-qassamu al-mala bayna asy-syuraka’ (Pembagi harta itu membagikan harta di antara sekutu/mitra), artinya ia memisahkan harta …

Read more

Larangan Bernapas di Dalam Wadah atau Meniupnya

32 Pembacaعَنْ أَبِي قَتَادَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ قَالَ: «إِذَا شَرِبَ أَحَدُكُمْ فَلَا يَتَنَفَّسْ فِي الْإِنَاءِ» مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ وَلِأَبِي دَاوُدَ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا نَحْوَهُ، وَزَادَ: «أَوْ يُنْفَخَ فِيهِ» وَصَحَّحَهُ التِّرْمِذِيُّ Dari Abu Qatadah radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi ﷺ bersinar/bersabda: “Jika salah seorang di antara kalian minum, maka janganlah ia bernapas …

Read more

Definisi Al-Kalam (Kalimat Sempurna)

67 PembacaKitab Tuhfatussaniyah (syarah atau penjelasan dari kitab Al-Muqaddimah Al-Ajurrumiyyah) karya Syaikh Muhammad Muhyiddin Abdul Hamid adalah salah satu kitab terbaik untuk belajar ilmu Nahwu (tata bahasa Arab) bagi pemula karena bahasanya yang sistematis dan jelas. Di bab atau pelajaran pertama, pembahasan dimulai dengan Definisi Al-Kalam (تَعْرِيفُ الكَلَامِ), Karena dalam tata bahasa Arab, objek utama …

Read more

الحِوَار: دَعْوَةٌ لِرَسْمِ المَنَاظِرِ الطَّبِيعِيَّةِ

86 Pembacaالحِوَاردَعْوَةٌ لِرَسْمِ المَنَاظِرِ الطَّبِيعِيَّةِ Percakapan: Ajakan Melukis Pemandangan Alam(Al-Hiwar: Da’watun li rasmi al-manadhiri ath-thabi’iyyah) مُحَمَّد: السَّلَامُ عَلَيْكُمْ يَا عَبْدَ اللهِ. كَيْفَ حَالُكَ اليَوْمَ؟ Muhammad: As-salamu ‘alaykum ya ‘Abdallah. Kayfa haluka al-yawm? (Assalamualaikum, Abdullah. Bagaimana kabarmu hari ini?) عَبْدُ اللهِ: وَعَلَيْكُمُ السَّلَامُ يَا مُحَمَّدُ. أَنَا بِخَيْرٍ، وَالْحَمْدُ للهِ. وَأَنْتَ؟ Abdullah: Wa ‘alaykumu s-salam ya Muhammad. …

Read more

Percakapan Berbahasa Arab Antara Muhammad dan Abdullah tentang bermain sepak bola.

60 Pembacaالمُحَادَثَة (Percakapan) مُحَمَّد: السَّلَامُ عَلَيْكُمْ يَا عَبْدَ اللهِ. هَلْ أَنْتَ مَشْغُولٌ اليَوْمَ؟ Muhammad: “Assalamu’alaikum, wahai Abdullah. Apakah kamu sibuk hari ini?“ عَبْدُ اللهِ: وَعَلَيْكُمُ السَّلَامُ يَا مُحَمَّدُ. لَا، أَنَا لَسْتُ مَشْغُولاً. مَاذَا هُنَاكَ؟ Abdullah: “Wa’alaikumussalam, wahai Muhammad. Tidak, aku tidak sibuk. Ada apa?“ مُحَمَّد: هَيَّا بِنَا نَلْعَبْ كُرَةَ القَدَمِ فِي المَلْعَبِ هَذَا المَسَاءَ Muhammad: …

Read more