Ahlan wa Sahlan

Ceramah dan Kajian Islam Bersama Ustadz Turahmin, M.H

Websitenya Pecinta al-Qur'an dan Sunnah

Al-Harf (Huruf)

106 PembacaDalam kitab At-Tuhfatus Saniyah bi Syarhi Al-Muqaddimah Al-Ajurrumiyyah, pembahasan tentang huruf (الحَرْفُ) diletakkan setelah pembahasan isim dan fi’il. Syekh Muhammad Muhyiddin Abdul Hamid menjelaskan bab ini dengan sangat ringkas namun esensial, mengikuti teks asli (matan) Al-Ajurrumiyyah. Berbeda dengan isim dan fi’il yang memiliki tanda-tanda positif (tanda berupa huruf atau harakat yang menempel pada kata …

Read more

4 Tanda Fi’il

69 PembacaDalam kitab At-Tuhfatus Saniyah bi Syarhi Al-Muqaddimah Al-Ajurrumiyah karya Syeikh Muhammad Muhyiddin Abdul Hamid, pembahasan mengenai tanda-tanda fi’il (kata kerja) dijelaskan dengan sangat sistematis untuk menguraikan matan Al-Ajurrumiyah. Secara mendasar, fi’il dapat dikenali ketika ia bersambung atau didahului oleh salah satu dari 4 tanda utama. Tanda-tanda ini berfungsi sebagai pembeda mutlak antara fi’il dengan …

Read more

Percakapan: Di Pasar

68 PembacaPercakapan: Di Pasarالحِوَارُ: فِي السُّوقِ اَلْبَائِعُ: أَهْلًا وَسَهْلًا! أَيَّ خِدْمَةٍ؟ Al-Baa’i’: Ahlan wa sahlan! Ayya khidmah? Penjual: Selamat datang! Ada yang bisa saya bantu? اَلْمُشْتَرِيْ: أَهْلًا بِكَ. أُرِيْدُ بَعْضَ الْفَوَاكِهِ، مِنْ فَضْلِكَ Al-Musytari: Ahlan bika. Uriidu ba’dhol fawaakihi, min fadlik. Pembeli: Halo juga. Saya ingin membeli beberapa buah-buahan, tolong. اَلْبَائِعُ: تَفَضَّلْ! لَدَيْنَا تُفَّاحٌ، ومَوْزٌ، …

Read more

Tanda-Tanda Isim

121 Pembacaفَالإِسْمُ يُعْرَفُ بِالْخَفْضِ، وَالتَّنْوِينِ، وَدُخُولِ الأَلِفِ وَاللاَّمِ، وَحُرُوفِ الْخَفْضِ، وَهِيَ: مِنْ، وَإِلَى وَعَنْ، وَعَلَى، وَفِي، وَرُبَّ، وَالْبَاءُ، وَالْكَافُ، وَاللاَّمُ، وَحُرُوفِ الْقَسَمِ، وَهِيَ: الْوَاوُ، وَالْبَاءُ، وَالتَّاءُ Maka isim itu dapat dikenali dengan adanya Khafd (kasrah), tanwin, kemasukan Alif dan Lam, serta kemasukan huruf-huruf khafd. Huruf-huruf khafd tersebut adalah: Min, Ila, ‘An, ‘Ala, Fi, Rubba, Ba, …

Read more

Sapaan di Pagi Hari (الحِوَارُ فِي الصَّبَاحِ)

149 PembacaTokoh: Ahmad dan Thariq Latar: Bertemu di jalan atau lingkungan sekolah/kampus. أَحْمَد : صَبَاحُ الْخَيْرِ يَا طَارِقُ Ahmad: Shabahul khair, ya Thariq! (Selamat pagi, Thariq!) طَارِق : صَبَاحُ النُّورِ وَالسُّرُورِ يَا أَحْمَدُ! كَيْفَ حَالُكَ هَذَا الصَّبَاحَ؟ Thariq: Shabahun nuuri was suruur, ya Ahmad! Kaifa haaluka hadzas shabaah? (Selamat pagi juga yang cerah dan penuh …

Read more

Seputar Ilmu Nahwu

68 PembacaDalam kitab At-Tuhfatus Saniyah bi Syarhi Al-Muqaddimah Al-Ajurrumiyah, Syaikh Muhammad Muhyiddin Abdul Hamid mengawali kitabnya dengan bab mukadimah yang sangat krusial. Sebelum membedah teks matan, beliau menjabarkan dasar-dasar ilmu nahwu melalui pendekatan Mabadi Asyarah (10 Prinsip Dasar Ilmu). Di dalam mukadimah tersebut, Anda akan menemukan uraian lengkap mengenai definisi nahwu, objek pembahasannya, buah/hasilnya, nisbah …

Read more

Definisi Kalam, Tanda-Tanda Isim & Tabel RIngkas Matrik Kalam

82 PembacaRangkuman lengkap, padat, dan sistematis yang menggabungkan definisi, pembagian, serta tanda-tanda Kalam langsung berdasarkan penjelasan Syaikh Muhammad Muhyiddin Abdul Hamid dalam kitab At-Tuhfatus Saniyah bi Syarhi Al-Muqaddimah Al-Ajurrumiyah. I. DEFINISI KALAM (تَعْرِيفُ الْكَلَامِ) Menurut istilah ilmu nahwu, sebuah ucapan baru bisa disebut sebagai Kalam jika memenuhi 4 syarat baku secara bersamaan: II. PEMBAGIAN & …

Read more

Durasi Tinggal Bersama Istri Baru

62 Pembaca وَعَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: مِنَ السُّنَّةِ إِذَا تَزَوَّجَ الرَّجُلُ الْبِكْرَ عَلَى الثَّيِّبِ أَقَامَ عِنْدَهَا سَبْعًا، ثُمَّ قَسَمَ، وَإِذَا تَزَوَّجَ الثَّيِّبَ أَقَامَ عِنْدَهَا ثَلَاثًا، ثُمَّ قَسَمَ. مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ، وَاللَّفْظُ لِلْبُخَارِيِّ Dari Anas radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: “Termasuk sunnah (ajaran Nabi), apabila seorang laki-laki menikahi seorang gadis (perawan) sedangkan ia telah memiliki istri …

Read more

Wajibnya Berbuat Adil di Antara Para Istri dalam Hal-Hal yang Dimampui

68 Pembaca عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ قَالَ: مَنْ كَانَتْ لَهُ امْرَأَتَانِ فَمَالَ إِلَى إِحْدَاهُمَا، جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَشِقُّهُ مَائِلٌ. رَوَاهُ أَحْمَدُ وَالْأَرْبَعَةُ، وَسَنَدُهُ صَحِيحٌ. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi ﷺ bersabda: “Barangsiapa yang memiliki dua orang istri lalu ia lebih condong (berbuat tidak adil) kepada salah satunya, maka …

Read more

Syari’at Pembagian Gilir di Antara Para Istri

86 PembacaLegalitas Pembagian Gilir di Antara Para Istri عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ يَقْسِمُ لِنِسَائِهِ فَيَعْدِلُ، وَيَقُولُ: اللَّهُمَّ هَذَا قَسْمِي فِيمَا أَمْلِكُ، فَلَا تَلُمْنِي فِيمَا تَمْلِكُ وَلَا أَمْلِكُ. رَوَاهُ الْأَرْبَعَةُ، وَصَحَّحَهُ ابْنُ حِبَّانَ وَالْحَاكِمُ، وَلَكِنْ رَجَّحَ التِّرْمِذِيُّ إِرْسَالَهُ Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata: Rasulullah ﷺ biasa membagikan gilir waktu …

Read more