Fawaid Kitab At-Tibyan Fi Adabi Hamalatil Qur’an (Imam Nawawi) Kamis 14 Mei 2026

34 Pembaca

Fawaid Ta’lim

Wajib memberikan nasihat kepada Allah, kepada Rasul-Nya, kepada para pemimpin, serta kepada masyarakat umum.

Di antara bentuk nasihat untuk Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Kitab-Nya adalah sebagai berikut:

  1. Menghormati dan memuliakan para penghafal Al-Qur’an, serta orang-orang yang mempelajarinya.
  2. Tidak merendahkan murid-muridnya; bahkan jika ada murid yang berbuat salah, ia tetap harus dimuliakan.
  3. Senantiasa membimbing muridnya kepada hal-hal yang membawa manfaat, baik untuk dunia maupun akhiratnya.
  4. Jangan mengatakan ‘kamu salah’ ketika ada murid yang keliru, karena perkataan itu bisa menjadi pemantik permusuhan antara murid dan gurunya.
  5. Senantiasa berlemah lembut terhadap para murid atau santri yang menuntut ilmu kepadanya.
  6. Tidak meremehkan, apalagi merendahkan murid yang berusaha menjawab pertanyaan, meskipun jawabannya salah.
  7. Tidak boleh memanggil orang lain, terlebih lagi kepada murid atau keluarganya, dengan sebutan atau nama hewan.
  8. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah mencela para sahabatnya ketika mereka melakukan kesalahan; sebaliknya, beliau menasihati mereka dengan cara yang sangat sopan dan lembut
  9. Hendaknya seorang guru selalu membantu murid-muridnya dan senantiasa memberikan dorongan agar mereka selalu berada dalam kebaikan
  10. Hendaknya seorang guru selalu memudahkan urusan orang lain, terutama ketika mengajar murid-muridnya, dan tidak mempersulit mereka
  11. Hendaknya seorang guru mempermudah materi yang diajarkan kepada para murid, dengan gaya bahasa dan penjelasan yang sesederhana mungkin.
  12. Hendaknya seorang guru selalu mendorong murid-muridnya untuk meraih keutamaan ilmu, serta menanamkan pemahaman tentang betapa mulianya menuntut ilmu.
  13. Hendaknya seorang guru mendorong murid-muridnya untuk bersifat zuhud dan mengambil dunia secukupnya; tidak menyibukkan diri secara berlebihan, apalagi hingga tenggelam dalam gemerlap kehidupan dunia.
  14. Memberikan pemahaman kepada para murid bahwa menuntut ilmu adalah jalan para nabi, rasul, dan orang-orang shalih terdahulu, yang di dalamnya terdapat keutamaan yang luar biasa.
  15. Hendaknya seorang guru mencintai bagi muridnya apa yang ia cintai untuk dirinya sendiri, dan membenci bagi mereka apa yang ia benci menimpa dirinya.
  16. Hendaknya seorang guru senantiasa memberikan nasihat yang baik kepada para muridnya, baik bagi mereka yang mempelajari Al-Qur’an maupun ilmu-ilmu lainnya.
  17. Hendaknya seorang guru tidak mencela muridnya ketika mendapati hal yang kurang menyenangkan, seperti aroma tubuh yang tidak sedap atau hal-hal tidak nyaman lainnya.
  18. Hendaknya seorang guru benar-benar menghargai dan memuliakan murid-muridnya dengan sepenuh hati.
  19. Hendaknya seorang guru senantiasa mengingatkan murid laki-lakinya agar tidak berlebihan dalam bersolek seperti wanita; jika ingin merapikan diri, lakukanlah sewajarnya dan tidak berlebih-lebihan.

Bighol adalah hewan hasil persilangan antara kuda dan keledai.

Turahmin, BA, S.Pd, M.H.
Masjid Bin Baz Pusat, Piyungan, Bantul, Kamis 14 Mei 2026.

Tinggalkan komentar