أَهَمِّيَّةُ الِاسْتِقَامَةِ فِي طَلَبِ العِلْمِ
(Percakapan: Pentingnya Istiqamah dalam Menuntut Ilmu)
أَحْمَد: السَّلَامُ عَلَيْكُمْ يَا زَيْدُ. كَيْفَ حَالُكَ؟ وَكَيْفَ الدِّرَاسَةُ مَعَكَ؟
Ahmad: Assalamu’alaikum, Zaid. Bagaimana kabarmu? Dan bagaimana perkembangan studi/belajarmu?
زَيْد: وَعَلَيْكُمُ السَّلَامُ يَا أَحْمَدُ. الحَمْدُ لِلَّهِ، أَنَا بِخَيْرٍ. وَلَكِنِّي أَشْعُرُ بِبَعْضِ التَّعَبِ وَالمَلَلِ فِي هَذِهِ الأَيَّامِ. الدِّرَاسَةُ صَعْبَةٌ وَتَحْتَاجُ إِلَى وَقْتٍ طَوِيلٍ
Zaid: Wa’alaikumussalam, Ahmad. Alhamdulillah, aku baik-baik saja. Tapi aku merasa agak lelah dan bosan akhir-akhir ini. Belajar itu sulit dan butuh waktu yang lama.
أَحْمَد: نَعَمْ، يَا أَخِي. العِلْمُ بَحْرٌ عَمِيقٌ. وَلَكِنْ هَلْ تَعْرِفُ مَا هُوَ السِّرُّ لِلنَّجَاحِ فِي طَلَبِ العِلْمِ؟
Ahmad: Iya, saudaraku. Ilmu itu bagai lautan yang dalam. Tapi apakah kamu tahu apa rahasia sukses dalam menuntut ilmu?
زَيْد: مَا هُوَ؟ الذَّكَاءُ؟ أَمْ كَثْرَةُ الكُتُبِ؟
Zaid: Apa itu? Kecerdasan? Atau punya banyak buku?
أَحْمَد: لَا، بَلْ هِيَ الِاسْتِقَامَةُ. الِاسْتِقَامَةُ فِي الدِّرَاسَةِ وَالمُطَالَعَةِ، وَلَوْ كَانَتْ قَلِيلَةً. كَمَا قَالَ النَّبِيُّ ﷺ: أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ
Ahmad: Bukan, melainkan istiqamah (konsistensi). Istiqamah dalam belajar dan membaca, meskipun sedikit. Sebagaimana Nabi ﷺ bersabda: “Amalan yang paling dicintai Allah adalah yang paling kontinu (konsisten) meskipun sedikit.”
زَيْد: صَدَقَ رَسُولُ اللَّهِ. وَلَكِنْ، كَيْفَ تُؤَثِّرُ الِاسْتِقَامَةُ عَلَى فَهْمِنَا لِلْعِلْمِ؟
Zaid: Benar apa yang disabdakan Rasulullah. Tapi, bagaimana istiqamah bisa memengaruhi pemahaman kita terhadap ilmu?
أَحْمَد: انْظُرْ إِلَى المَاءِ، يَا زَيْدُ. إِذَا سَقَطَتْ قَطْرَةُ مَاءٍ عَلَى الصَّخْرَةِ دَائِمًا وَبِاسْتِمْرَارٍ، فَإِنَّهَا سَتَثْقُبُ الصَّخْرَةَ فِي النِّهَايَةِ، رَغْمَ أَنَّ المَاءَ لَيِّنٌ وَالصَّخْرَةَ صَلْبَةٌ. كَذَلِكَ العِلْمُ، القَلِيلُ مَعَ الِاسْتِقَامَةِ يَفْتَحُ العَقْلَ وَيُثَبِّتُ الحِفْظَ
Ahmad: Lihatlah air, Zaid. Jika setetes air jatuh ke batu secara terus-menerus dan konsisten, ia akan melubangi batu tersebut pada akhirnya, padahal air itu lembut dan batu itu keras. Begitu juga ilmu, yang sedikit jika disertai keistiqamahan akan membuka pikiran dan menguatkan hafalan.
زَيْد: مَاشَاءَ اللَّهُ! هَذَا مَثَلٌ رَائِعٌ جِدًّا. يَعْنِي، أَنْ أَقْرَأَ صَفْحَتَيْنِ كُلَّ يَوْمٍ بِاسْتِقَامَةٍ، خَيْرٌ مِنْ أَنْ أَقْرَأَ كِتَابًا كَامِلًا فِي يَوْمٍ وَاحِدٍ ثُمَّ أَتْرُكَهُ شَهْرًا؟
Zaid: Masya Allah! Ini perumpamaan yang sangat indah. Artinya, aku membaca dua halaman setiap hari dengan istiqamah, lebih baik daripada membaca satu buku penuh dalam sehari lalu meninggalkannya selama sebulan?
أَحْمَد: بِالظَّبْطِ! الِاسْتِقَامَةُ تَبْنِي العَادَةَ، وَالعَادَةُ تُوصِلُكَ إِلَى الهَدَفِ. وَلَا تَنْسَ أَنْ تَدْعُوَ اللَّهَ دَائِمًا بِالثَّبَاتِ
Ahmad: Tepat sekali! Istiqamah membangun kebiasaan, dan kebiasaan akan mengantarkanmu ke tujuan. Dan jangan lupa untuk selalu berdoa kepada Allah agar diberi keteguhan.
زَيْد: شُكْرًا جَزِيلًا لَكَ يَا أَحْمَدُ. لَقَدْ شَجَّعْتَنِي كَثِيرًا. سَأَبْدَأُ اليَوْمَ بِتَنْظِيمِ وَقْتِي وَالِالْتِزَامِ بِهِ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Zaid: Terima kasih banyak, Ahmad. Kamu sudah sangat menyemangatiku. Aku akan mulai hari ini untuk mengatur waktuku dan berkomitmen dengannya, insya Allah.
أَحْمَد: عَفْوًا يَا صَدِيقِي. وَفَّقَكَ اللَّهُ وَجَعَلَنَا مِنَ المُسْتَقِيمِينَ فِي طَلَبِ العِلْمِ
Ahmad: Sama-sama, sahabatku. Semoga Allah memberimu taufik dan menjadikan kita termasuk orang-orang yang istiqamah dalam menuntut ilmu.
المُفْرَدَات
Kosakata Penting
- الِاسْتِقَامَةُ (Al-Istiqaamah) = Konsistensi / Teguh pendirian.
- طَلَبُ العِلْمِ (Thalabul ‘Ilmi) = Menuntut ilmu.
- المَلَلُ (Al-Malal) = Kebosanan.
- المُطَالَعَةُ (Al-Muthaala’ah) = Membaca / Menelaah.
- الصَّخْرَةُ (Ash-Shakhratus) = Batu karang / Batu keras.
- الثَّبَاتُ (At-Tsabaat) = Keteguhan / Konsisten.