Fawaid Ta’lim
Ibadah yang paling utama (afdhal) adalah ibadah yang dikerjakan tepat pada waktunya.
Contohnya:
Saat iqamah dikumandangkan: Ibadah yang paling utama pada waktu tersebut adalah segera melaksanakan shalat.
Saat azan berkumandangkan: Ibadah yang paling utama adalah menjawab azan, kemudian berdoa setelahnya.
Keutamaan Sepuluh hari pertama Bulan Dzulhijjah:
- Menjadi Sumpah Sang Pencipta: Allah Subhanahu wa Ta’ala bersumpah demi hari-hari ini di dalam Al-Qur’an: “Demi fajar, dan malam yang sepuluh” (QS. Al-Fajr: 1-2).
- Waktu Paling Utama dalam Setahun: Inilah hari-hari dunia yang paling utama. Bahkan, siang harinya jauh lebih mulia dibandingkan siang hari pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan.
- Hari-hari paling utama untuk beribadah, pahala yang dikerjakan di hari-hari tersebut mengalahkan jihad: Inilah waktu terbaik untuk beribadah. Pahala amal shalih di hari-hari ini lebih utama daripada jihad fi sabilillah, kecuali bagi pejuang yang berangkat membawa harta dan jiwanya lalu tidak kembali lagi (syahid).
- Hari-Hari yang Telah Dikenal (Ma’lumat): Hari-hari ini disebut sebagai hari yang telah diketahui karena kemuliaan dan keberkahannya yang masyhur.
- Merupakan hari-hari dunia yang paling utama.
- Terdapat Hari-Hari Paling Agung: Di dalamnya terkumpul hari-hari yang tidak ditemukan di waktu lain, yaitu: Hari Arafah (saat jamaah haji wukuf), Hari Nahr (saat menyembelih kurban), dan Hari-Hari Tasyrik.
- Muara Seluruh Ibadah Utama: Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani menjelaskan bahwa pada waktu inilah seluruh ibadah pokok berkumpul secara bersamaan, mulai dari shalat (termasuk shalat Id), puasa, sedekah, hingga ibadah haji. Hal ini tidak terjadi pada hari-hari lainnya.
Amalan Utama di Awal Bulan Dzulhijjah (sepuluh hari pertama Dzulhijjah):
- Memperbanyak amal shalih secara umum.
- Memperbanyak zikir, seperti takbir, tahlil, tahmid, maupun zikir-zikir lainnya sebanyak-banyaknya (membaca Subhanallah, Al-hamdulillah, Allahu Akbar, Laa ilaaha illallah). Zikir ini bisa dilakukan baik sambil berjalan, naik kendaraan, ketika sedang duduk, di rumah, di kantor, dan lain-lain.
- Keutamaannya: keutamaan zikir sangatlah besar, tidak membutuhkan banyak waktu, dan tidak pula membutuhkan biaya sama sekali.
- Pahalanya: Membaca Tasbih 100 kali pahalanya sama dengan memerdekakan anak keturunan Nabi Ismail; Tahmid (Al-hamdulillah) 100 kali pahalanya sama dengan menyiapkan 100 ekor kuda untuk perang fi sabilillah; Takbir (Allahu akbar) 100 kali pahalanya sama dengan berkurban 100 ekor unta; dan Tahlil (laa ilaaha illallahu) 100 kali pahalanya memenuhi langit dan bumi.
- Berpuasa di sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah.
- Berpuasa pada tanggal sembilan Dzulhijjah (Puasa Arafah), yang merupakan puncak atau puasa yang paling utama di antara sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah.
- Memperbanyak takbir:
“Allahu akbar, Allahu akbar, laa ilaaha illallahu Allahu akbar, Allahu akbar walillahil hamd.” - Memperbanyak sedekah. Usahakan setiap hari bersedekah meskipun tidak banyak (misalnya seribu, dua ribu, lima ribu, atau sepuluh ribu rupiah) agar setiap hari kita tercatat bersedekah. Sedekah bisa dimasukkan ke kotak infak atau diberikan langsung kepada orang yang membutuhkan.
Memperbanyak sedekah. Usahakan setiap hari bersedekah meskipun tidak banyak (misalnya seribu, dua ribu, lima ribu, atau sepuluh ribu rupiah) agar setiap hari kita tercatat bersedekah. Sedekah bisa dimasukkan ke kotak infak atau diberikan langsung kepada orang yang membutuhkan.
Oke
Turahmin, BA, M.H, S.Pd.
Masjid Pusat Bin Baz, Piyungan Senin, 18 Mei 2026
Bakda Dhuhur