Fawaid Taklim Ramadhan 11 Maret 2026

3 Pembaca

Hendaknya di sepuluh terakhir malam bulan Ramadhan bersungguh-sungguh untuk memaksimalkan ibadah agar memperoleh pahala yang sangat besar.

Di sepuluh terakhir bulan Ramadhan terdapat malam yang lebih baik daripada seribu bulan (setara 84 tahunan).

Sebagian ulama berpendapat Lailatul qodar jatuh pada malam 27 Ramadhan.

Hendaknya melakukan iktikaf di sepuluh terakhir malam Ramadhan agar mendapat Lailatul qodar.

Sepertiga malam terakhir Allah subhanahu wa ta’ala turun ke langit dunia dan akan mengabulkan doa orang yang berdoa dan mengabulkan permintaan orang yang meminta.

Di malam Lailatul qodar para malaikat turun dan juga malaikat Jibril turun pada malam itu.

Setiap hari ada malaikat yang masuk ke Baitul makmur sebanyak 70.000 dan setelah masuk tidak keluar lagi, mereka fokus beribadah di dalamnya.

Orang yang beriktifaf mutlak untuk beribadah kepada Allah subhanahu wa ta’ala di masjid maka ia tidak boleh keluar dari masjid kecuali untuk kebutuhan darurat, seperti buang air dll

Iktikaf adalah seseorang tinggal di masjid dengan tujuan untuk beribadah kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

Batas minimal iktikaf adalah selama orang memerah susu unta atau minimal selama tumakninah shalat lebih sedikit

Amalan ketika iktikaf:

shalat berjama’ah dan memenuhi shaf pertama.

Semangat melaksanakan shalat malam (tarawih), bersama imam sampai selesai dihitung seperti shalat malam suntuk.

Shalat witir dalam semalam tidak boleh lebih dari sekali.

Bagi orang yang beriktikaf hendaknya melakukan shalat witir di akhir malam, caranya ketika imama shalat witir ketika imama salam ia menambahi satu rekaat agar tetap mendapat pahala shalat semalam suntuk.

Ketika iktikaf hendaknya jangan tersibukkan dengan hp untuk hal-hal yang tidak perlu. Boleh menggunakan hp jika memang sangat perlu untuk hal-hal yang penting.

Tidak banyak ngobrol ngalor ngidul nggak jelas, jika terpaksa harus ngobrol maka ngobrol seperlunya saja tidak berlebihan.

Tidak terlalu banyak makan, minum dan tidur. Ingatlah bahwa bulan puasa salah satu hikmahnya adalah untuk mengingat kondisi orang-orang miskin agar bisa merasakan pedinya penderitaan orang miskin yang yang kekurangan makanan, agar muncul empati terhadap mereka.

Jangan terlalu banyak tidur ketika iktikaf, jika memang terpaksa harus tidur ya secukupnya saja, karena iktikaf itu memutuskan hubungan dengan dunia dan fokus ibadah kepada Allah subhanahu wa ta’ala, sebagaimana yang dilakukan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihibwa sallam

Termasuk penyakit hati adalah terlalu banyak bicara, minum dan makan.

Turahmin, S.pd, M.H.

Rabu, 11 Maret 2026

Masjid Pusat BinBaz.

Tinggalkan komentar