48 Pembaca
وعن أبي هريرة رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلي الله عليه وسلم: من يرد الله به خيراً يصب منه. (رواه البخاري)
Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu berkata, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Barang siapa yang dikehendaki kebaikan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, maka Ia akan menimpakan ujian kepadanya.” HR: Bukhori.
Fawaid Hadis:
- Apabila Allah Subhanahu wa Ta’ala menghendaki kebaikan bagi seseorang, maka Dia akan menimpakan ujian kepadanya sebagai bentuk kasih sayang dan sarana penggugur dosa.
- Hadis ini bersifat mutlak, sehingga perlu dipahami dengan menggandengkannya bersama hadis-hadis lain. Hal ini menunjukkan bahwa seseorang benar-benar dikehendaki kebaikan melalui musibah yang dialaminya apabila ia menghadapinya dengan sikap sabar dan ihtisab (penuh harap akan pahala dari-Nya).
- Apabila musibah yang dialami seseorang tidak disertai dengan rasa sabar dan ihtisab, maka ia tidak akan mendapatkan kebaikan apa pun. Ia akan kehilangan pahala, serta tidak termasuk dalam golongan orang-orang yang dikehendaki kebaikan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.
- Hendaknya setiap orang selalu bersabar atas setiap musibah yang dialaminya dan senantiasa menanamkan sikap ihtisab, agar setiap ujian tersebut benar-benar mendatangkan kebaikan dan keberkahan baginya.