Fawaid Ta’lim Ba’da Dhuhur

3 Pembaca

Adab Berpakaian

  • Larangan Isbal: Tidak boleh melakukan isbal (pakaian melebihi mata kaki) saat mengenakan pakaian maupun sarung.
  • Batas Pakaian: Penerapan laa isbal tidak harus persis di pertengahan betis. Yang terpenting adalah posisinya berada di atas mata kaki agar tampak wajar dan tidak mencolok.

Kedisiplinan dan Kebiasaan Shalat Malam

  • Ketertiban Santri: Para santri hendaknya membiasakan diri untuk selalu tertib dalam melaksanakan kewajiban.
  • Tepat Waktu: Ketika diadakan shalat malam, santri diharapkan sudah berada di masjid pada pukul 03.00.
  • Membangun Kebiasaan: Mumpung masih muda, biasakanlah untuk menunaikan shalat malam agar hal tersebut menjadi sebuah kedisiplinan dan kebiasaan hidup.
  • Pelaksanaan: Begitu tiba di masjid pada waktunya, shalat malam bisa langsung dimulai.

Anjuran Berdoa dan Menyandarkan Diri kepada Allah

  • Senantiasa Berdoa: Perbanyaklah berdoa kepada Allah apabila membutuhkan sesuatu.
  • Mencegah Stres: Berdoalah secara terus-menerus agar hati tidak mengalami stres. Terlepas dari doa tersebut langsung dikabulkan atau ditangguhkan, kita tetap wajib untuk terus berdoa.
  • Mendoakan Sesama: Biasakan mendoakan orang tua, para asatidzah (guru), serta sesama muslim lainnya.

Anjuran Berinfak Harian

  • Infak Subuh: Hendaknya membiasakan berinfak setiap selesai shalat Subuh, minimal Rp1.000 (jika memiliki kelapangan rezeki/uang).
  • Keutamaan Infak: Amalan infak akan menjadi sebab perlindungan bagi seseorang dari berbagai musibah dan kesulitan.
  • Restu Orang Tua: Doakan orang tua dan mintalah izin serta restu dari mereka untuk bisa rutin berinfak setiap hari.
  • Segera Beramal: Jika timbul keinginan untuk berinfak, segeralah menunaikannya tanpa menunda-nunda.

Kepentingan Dakwah dan Kepedulian terhadap Pesantren

  • Mendoakan Lembaga: Doakan agar jumlah santri semakin banyak dan panjatkan doa-doa terbaik untuk kemajuan Pesantren.
  • Mengajak Kebaikkan: Ajaklah orang lain untuk ikut masuk dan menimba ilmu di pondok pesantren.
  • Amar Makruf Nahi Mungkar: Setiap individu hendaknya mengambil peran dan bergerak aktif dalam menyeru kepada kebaikan (amar makruf) serta mencegah kemungkaran (nahi mungkar).

Tinggalkan komentar