Doa Bangun Tidur Di Malam Hari (Ngliler)

41 Pembaca

لَا إِلَهَ إِلَاّ اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَريكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، سُبْحَانَ اللَّهِ، وَالْحَمْدُ للَّهِ، وَلَا إِلَهَ إِلَاّ اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكبَرُ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَاّ بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ، رَبِّ اغْفرْ لِي

Tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, Allah Maha Besar, dan tidak ada daya dan upaya serta kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. Ya Rabbku, ampunilah aku.

الكتاب: حِصن المسلمِ مِن أذكار الكتاب والسُّنة
المؤلف: د. سعيد بن على بن وهف القحطاني
الناشر: مطبعة سفير، الرياض
توزيع: مؤسسة الجريسي للتوزيع والإعلان، الرياض
عدد الصفحات: 152
[ترقيم الكتاب موافق للمطبوع]
تاريخ النشر بالشاملة: 8 ذو الحجة 1431

Halaman: 13

حَدَّثَنَا صَدَقَةُ بْنُ الْفَضْلِ: أَخْبَرَنَا الْوَلِيدُ: عن الْأَوْزَاعِيِّ قَالَ: حَدَّثَنِي عُمَيْرُ بْنُ هَانِئٍ قَالَ: حَدَّثَنِي جُنَادَةُ بْنُ أَبِي أُمَيَّةَ: حَدَّثَنِي عُبَادَةُ بْنُ الصَّامِتِ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: مَنْ تَعَارَّ مِنَ اللَّيْلِ فَقَالَ: لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، الْحَمْدُ لِلهِ، وَسُبْحَانَ اللهِ، وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَاللهُ أَكْبَرُ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ، ثُمَّ قَالَ: اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي، أَوْ دَعَا، اسْتُجِيبَ، فَإِنْ تَوَضَّأَ قُبِلَتْ صَلَاتُهُ

Dari ‘Ubadah bin Aṣ-Ṣāmit radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi ﷺ, beliau bersabda: “Barangsiapa yang terbangun di malam hari (terjaga dari tidurnya), lalu ia membaca:

لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، الْحَمْدُ لِلهِ، وَسُبْحَانَ اللهِ، وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَاللهُ أَكْبَرُ

‘Tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, Allah Maha Besar, dan tidak ada daya dan upaya serta kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah.’

Kemudian ia mengucapkan: ‘Ya Allah, ampunilah aku,’ atau ia berdoa (memohon yang lain), maka doanya akan dikabulkan. Jika ia berwudu lalu mendirikan shalat, maka shalatnya akan diterima (oleh Allah).”(Hadis Riwayat Al-Bukhari, No. 1154).

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الدِّمَشْقِيُّ، نَا الْوَلِيدُ قَالَ: قَالَ الْأَوْزَاعِيُّ، حَدَّثَنِي عُمَيْرُ بْنُ هَانِئٍ حَدَّثَنِي جُنَادَةُ بْنُ أَبِي أُمَيَّةَ ، عَنْ عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: مَنْ تَعَارَّ مِنَ اللَّيْلِ فَقَالَ حِينَ يَسْتَيْقِظُ: لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، سُبْحَانَ اللهِ، وَالْحَمْدُ لِلهِ، وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَاللهُ أَكْبَرُ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ، ثُمَّ دَعَا: رَبِّ اغْفِرْ لِي. قَالَ أَبُو دَاوُدَ قَالَ الْوَلِيدُ: أَوْ قَالَ: دَعَا اسْتُجِيبَ لَهُ، فَإِنْ قَامَ فَتَوَضَّأَ ثُمَّ صَلَّى قُبِلَتْ صَلَاتُهُ

Telah menceritakan kepada kami ‘Abdurrahman bin Ibrahim Ad-Dimasyqi, telah menceritakan kepada kami Al-Walid, ia berkata: Al-Auzai berkata: telah menceritakan kepadaku ‘Umair bin Hani, telah menceritakan kepadaku Junadah bin Abi Umayyah, dari ‘Ubadah bin Ash-Shamit, ia berkata: Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda:

‘Barangsiapa yang ta’arra (terbangun/terjaga) di malam hari, kemudian ia membaca ketika terbangun:

لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، سُبْحَانَ اللهِ، وَالْحَمْدُ لِلهِ، وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَاللهُ أَكْبَرُ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ

(Tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala pujian. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, Allah Maha Besar, dan tidak ada daya serta upaya melainkan dengan pertolongan Allah).

Kemudian ia berdoa: ‘Ya Rabbku, ampunilah aku’ (atau Abu Dawud berkata bahwa Al-Walid menyebutkan: atau ia berdoa dengan doa yang lain), maka akan dikabulkan doanya. Jika ia bangkit lalu berwudu kemudian salat, maka salatnya akan diterima.’ HR: ABu Dawud: 5060.

Keutamaan doa ini:

  1. Dosanya diampuni
  2. Doanya Mustajab
  3. Shalatnya diterima Oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala

Tinggalkan komentar