Tiga Landasan Utama 2 (Tsalatsatul Ushul)

79 Pembaca

Agama Yang Lurus Adalah Agama Nabi Ibrahim alaihissalam Yaitu Hanya Beribadah Kepada Allah Semata

Ketahuilah! – semoga Allah subhanahu wa ta’ala selalu membimbingmu kepada ketaatan – bahwa agama yang lurus adalah agama Nabi Ibrahim alaihissalam yaitu engkau beribadah kepada Allah subhanahu wa ta’ala semata dengan memurnikan agama hanya untuk-Nya, dengan hal itulah Allah subhanahu wa ta’ala memerintahkan seluruh umat manusia dan menciptakan mereka untuk tujuan tersebut, sebagaimana firman-Nya,

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ. سورة الذاريات: 56

“Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku.” QS: Adz-Dzariyat: 56.

Makna beribadah kepada-Ku adalah Mentauhidkan-Ku.

Perkara paling agung yang diperintahkan Allah subhanahu wa ta’ala adalah tauhid yaitu mengesakan Allah subhanahu wa ta’ala dengan ibadah, dan perkara paling agung yang dilarang Allah subhanahu wa ta’ala adalah kesyirikan yaitu berdoa kepada selain Allah subhanahu wa ta’la dengan berdoa kepada-Nya, dalilnya firman-Nya,

وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا. النساء: 36

“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun.” QS: An-Nisa: 36.

Apabila engaku ditanya, “Apa tiga landasan utama yang wajib diketahui oleh setiap manusia?”

Maka katakanlah! Seorang hamba mengenal Rabb (Tuhan)nya, agamanya dan Nabinya Muhammad shallallahu alaihi wa sallam.

Landasan Pertama:

Apabila engkau ditanya, “Siapa Rabb (Tuhan)mu?”

Katakanlah! “Rabbku adalah Allah subhanahu wa ta’ala yang memeliharaku dan memelihara seluruh alam semesta ini dengan nikmat-nikmat-Nya, Dia sesembahanku tidak ada sesembahan bagiku selain-Nya, dalinya firman Allah subhanahu wa ta’ala,

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ. سورة الفاتحة: 2

“Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.” QS: Al-Fatihah: 2.

Segala sesuatu selain Allah subhanahu wa ta’ala adalah alam dan saya salah satu dari alam tersebut.”

Apabila engkau ditanya, “Dengan apa engkau mengenal Rabb (Tuhan)mu?”

Katakanlah! “Dengan ayat-ayat-Nya dan makhluk-makhluk ciptaan-Nya, di antara ayat-ayat-Nya adalah malam dan siang, matahari dan bulan, di antara makhluk-makhluk-Nya adalah langit yang tujuh lapis dan bumi yang tujuh lapis serta apa yang ada di dalamnya dan apa yang ada di antara keduanya, dalilnya firman Allah subhanahu wa ta’ala,

وَمِنْ آيَاتِهِ اللَّيْلُ وَالنَّهَارُ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُ لَا تَسْجُدُوا لِلشَّمْسِ وَلَا لِلْقَمَرِ وَاسْجُدُوا لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَهُنَّ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ. فصلت: 37

“Sebagian dari tanda-tanda (kebesaran)-Nya adalah malam, siang, matahari, dan bulan. Janganlah bersujud pada matahari dan jangan (pula) pada bulan. Bersujudlah kepada Allah yang menciptakannya jika kamu hanya menyembah kepada-Nya.” QS: Fushilat: 37.

Firman-Nya

إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ يُغْشِي اللَّيْلَ النَّهَارَ يَطْلُبُهُ حَثِيثًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ وَالنُّجُومَ مُسَخَّرَاتٍ بِأَمْرِهِ أَلَا لَهُ الْخَلْقُ وَالْأَمْرُ تَبَارَكَ اللَّهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ. سورة الأعراف: 54

“Sesungguhnya Tuhanmu adalah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas ʻArasy. Dia menutupkan malam pada siang yang mengikutinya dengan cepat. (Dia ciptakan) matahari, bulan, dan bintang-bintang tunduk pada perintah-Nya. Ingatlah! Hanya milik-Nyalah segala penciptaan dan urusan. Maha Berlimpah anugerah Allah, Tuhan semesta alam.” QS: AL-A’raf: 54.

Rabb adalah yang diibadahi, dalilnya firman Allah subhanahu wa ta’ala,

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ – الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ فِرَاشًا وَالسَّمَاءَ بِنَاءً وَأَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجَ بِهِ مِنَ الثَّمَرَاتِ رِزْقًا لَكُمْ فَلَا تَجْعَلُوا لِلَّهِ أَنْدَادًا وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ. سورة البقرة: 21-22

“Wahai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dan orang-orang yang sebelum kamu agar kamu bertakwa. (Dialah) yang menjadikan bagimu bumi (sebagai) hamparan dan langit sebagai atap, dan Dialah yang menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan (hujan) itu buah-buahan sebagai rezeki untuk kamu. Oleh karena itu, janganlah kamu mengadakan tandingan-tandingan bagi Allah, padahal kamu mengetahui.” QS: Al-Baqarah: 21-22.

Ibnu Katsir rahimahullah berkata, “Pencipta sesuatu (yang disebutkan dalam ayat ini) Dia lah yang berhak untuk diibadahi.”

Bersambung…

الكتاب: ثلاثة الأصول وأدلتها – وشروط الصلاة – والقواعد الأربع
المؤلف: محمد بن عبد الوهاب بن سليمان التميمي النجدي (ت 1206هـ)
الناشر: وزارة الشئون الإسلامية والأوقاف والدعوة والإرشاد – المملكة العربية السعودية
رقم الطبعة: الأولى، 1421هـ
الصفحات: 48
عدد الصفحات: 47
[ترقيم الكتاب موافق للمطبوع]
تاريخ النشر بالشاملة: 8 ذو الحجة 1431

Alih Bahasa: Turahmin, BA, S.Pd, M.H.

Bin Baz Pusat, Selasa, 23 September 2025. 07.45.

Tinggalkan komentar