Tiga Landasan Utama 1 (Tsalatsatul Ushul)

100 Pembaca

بسم الله الرحمن الرحيم

Perkara Yang Wajib Dipelajari Setiap Muslim

Ketahuilah! – semoga Allah merahmatimu – bahwa wajib bagi kita mempelajari empat perkara.

Pertama: Ilmu yaitu mengenal Allah, mengenal Nabi-Nya, dan mengenal agama Islam disertai dalil-dalilnya.

Kedua: Mengamalkannya

Ketiga: Mendakwahkannya

Keempat: Bersabar ketika mendapat gangguan di dalamnya, Dalilnya firman Allah subhanahu wa ta’a;a,

وَالْعَصْرِ – إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ – إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ. سورة العصر: 1-3

Demi masa. Sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian. kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh serta saling menasihati untuk kebenaran dan kesabaran. QS: Al-‘Ashr: 1-3.

Imam Syafi’i rahimahullah berkata, “Seandainya Allah subhanahu wa ta’ala tidak menurunkan hujjah kepada makhluk-Nya selain surat ini maka sudah cukup bagi mereka.”

Imam Bukhari rahimahullah ta’ala (dalam kitabnya Juz 1, Halaman, 45, berkata:

BAB Ilmu Sebelum Berkata dan Beramal dalilnya firman Allah subhanahu wa ta’ala,

فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْبِكَ. سورة محمد: 19

“Ketahuilah (Nabi Muhammad) bahwa tidak ada Tuhan (yang patut disembah) selain Allah serta mohonlah ampunan atas dosamu.” QS: Muhammad: 19

Allah subhanahu wa ta’ala memulai dengan (menyebutkan) ilmu sebelum perkataan dan perbuatan.

Ketahuilah! – semoga Allah senantiasa merahmatimu – bahwa wajib bagi setiap muslim dan muslimah mempelajari ketiga permasalahan ini dan mengamalkannya.

Pertama: Bahwa Allah yang telah menciptakan kita, yang memberi rizki kepada kita, dan tidak membiarkan kita begitu saja tetapi Allah subhanahu wa ta’ala mengutus untuk kita seorang rasul, barangsiapa mentaatinya akan masuk surga dan barangsiapa mendurhakainya akan masuk neraka, dalinya firman Allah subhanahu wa ta’ala,

إِنَّا أَرْسَلْنَا إِلَيْكُمْ رَسُولًا شَاهِدًا عَلَيْكُمْ كَمَا أَرْسَلْنَا إِلَى فِرْعَوْنَ رَسُولًا – فَعَصَى فِرْعَوْنُ الرَّسُولَ فَأَخَذْنَاهُ أَخْذًا وَبِيلًا. سورة المزمل: 15-16

“Sesungguhnya Kami telah mengutus seorang rasul (Nabi Muhammad) kepadamu sebagai saksi atasmu, sebagaimana Kami telah mengutus seorang rasul kepada Fir‘aun. Namun, Fir‘aun mendurhakai rasul itu sehingga Kami siksa dia dengan siksaan yang berat.” QS: AL-Muzammil: 15-16.

Kedua: Bahwa Allah subhanahu wa ta’ala tidak ridha disekutukan dengan siapapun dalam ibadah kepada-Nya, baik malaikat yang didekatkan maupun nabi yang diutus, Dalilnya firman Allah subhanahu wa ta’ala.

وَأَنَّ الْمَسَاجِدَ لِلَّهِ فَلَا تَدْعُوا مَعَ اللَّهِ أَحَدًا. سورة الجن: 18

“Sesungguhnya masjid-masjid itu milik Allah. Maka, janganlah menyembah apa pun bersamaan dengan (menyembah) Allah.” QS: Al-Jin: 18.

Ketiga: Bahwa barangsiapa yang taat kepada Rasul dan mentauhidkan Allah subhanahu wa ta’ala tidak boleh loyal (membela) kepada orang menentang Allah subhanahu wa ta’ala dan Rasul-Nya, walaipun orang itu orang yang paling dekat hubungan kekeluargaannya, dalinya firman Allah subhanahu wa ta’ala,

لَا تَجِدُ قَوْمًا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ يُوَادُّونَ مَنْ حَادَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَوْ كَانُوا آبَاءَهُمْ أَوْ أَبْنَاءَهُمْ أَوْ إِخْوَانَهُمْ أَوْ عَشِيرَتَهُمْ أُولَئِكَ كَتَبَ فِي قُلُوبِهِمُ الْإِيمَانَ وَأَيَّدَهُمْ بِرُوحٍ مِنْهُ وَيُدْخِلُهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ أُولَئِكَ حِزْبُ اللَّهِ أَلَا إِنَّ حِزْبَ اللَّهِ هُمُ الْمُفْلِحُونَ. سورة المجادلة: 22

“Engkau (Nabi Muhammad) tidak akan mendapatkan suatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari Akhir saling berkasih sayang dengan orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya sekalipun mereka itu bapaknya, anaknya, saudaranya, atau kerabatnya. Mereka itulah orang-orang yang telah Allah tetapkan keimanan di dalam hatinya dan menguatkan mereka dengan pertolongan dari-Nya. Dia akan memasukkan mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya. Allah rida kepada mereka dan mereka pun rida kepada-Nya. Merekalah golongan Allah. Ingatlah, sesungguhnya golongan Allah itulah orang-orang yang beruntung.” QS: AL-Mujadalah: 22.

Bersambung…

الكتاب: ثلاثة الأصول وأدلتها – وشروط الصلاة – والقواعد الأربع
المؤلف: محمد بن عبد الوهاب بن سليمان التميمي النجدي (ت 1206هـ)
الناشر: وزارة الشئون الإسلامية والأوقاف والدعوة والإرشاد – المملكة العربية السعودية
رقم الطبعة: الأولى، 1421هـ
الصفحات: 48
عدد الصفحات: 47
[ترقيم الكتاب موافق للمطبوع]
تاريخ النشر بالشاملة: 8 ذو الحجة 1431

Alih Bahasa: Turahmin, BA, S.Pd, M.H.

Bin Baz Pusat, Selasa, 22 September 2025. 16.00.

Tinggalkan komentar