Riyadhus Shalihin 2

39 Pembaca

وَعَنْ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ أُمِّ عَبْدِ اللَّهِ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ((يَغْزُو جَيْشٌ الْكَعْبَةَ، فَإِذَا كَانُوا بِبَيْدَاءَ مِنَ الْأَرْضِ يُخْسَفُ بِأَوَّلِهِمْ وَآخِرِهِمْ)) قَالَتْ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، كَيْفَ يُخْسَفُ بِأَوَّلِهِمْ وَآخِرِهِمْ وَفِيهِمْ أَسْوَاقُهُمْ وَمَنْ لَيْسَ مِنْهُمْ؟ قَالَ: ((يُخْسَفُ بِأَوَّلِهِمْ وَآخِرِهِمْ، ثُمَّ يُبْعَثُونَ عَلَى نِيَّاتِهِمْ)) (مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ) هَذَا لَفْظُ الْبُخَارِيِّ

Dari Ummul Mukminin, Ummu Abdillah, Aisyah radhiyallahu ‘anha (semoga Allah meridainya), ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: “Suatu pasukan akan menyerang Ka’bah. Apabila mereka berada di suatu padang pasir, maka mereka akan ditelan bumi (dikhusuf) dari awal hingga akhir mereka.” Aisyah bertanya: “Wahai Rasulullah, bagaimana bisa mereka ditelan bumi dari awal hingga akhir mereka, padahal di antara mereka ada orang-orang pasar (pedagang) dan orang-orang yang bukan termasuk bagian dari mereka (pasukan penyerang)?” Beliau bersabda: “Mereka akan ditelan bumi dari awal hingga akhir mereka, kemudian mereka akan dibangkitkan (pada hari Kiamat) sesuai dengan niat-niat mereka.” (Muttafaqun ‘Alaih/Disepakati keshahihannya). Ini adalah lafal (teks) yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari.

Fawaid Hadis:

  1. Ka’bah merupakan tempat yang dijaga oleh Allah subhanahu wa ta’ala.
  2. Ka’bah pertama sekal dibangun oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail ‘alaihimassalam.
  3. Ka’bah dahulu pernah diserang oleh pasukan gajah yang dipimpin langsung oleh raja Abrahah yang berasal dari Yaman, tetapi Allah subhanahu wa ta’ala sendiri yang menjaganya dengan mengirimkan pasukan burung Ababil yang memporak-porandakan pasukan tersebut.
  4. Di akhir zaman kelak Ka’bah kembali akan diserang oleh pasukan besar tetapi kelak juga Allah subhanahu wa ta’ala yang akan langsung melindungi Ka’bah tersebut dengan cara menenggelamkan pasukan itu ke dalam bumi.
  5. Setiap orang akan dibangkitkan berdasarkan niat yang ada di dalam hatinya.
  6. Niat merupakan sesuatu yang sangat penting yang harus selalu dijaga dengan baik.
  7. Orang yang berada dalam satu tempat bersama orang-orang ahli kebatilan, para pendosa dan penentang akan mendapat hukuman yang sama dengan mereka di dunia ini adapun di akhirat kelak akan dibangkaitkan sesuai nat yang ada di dalam hatinya.
  8. Bencana jika sudah ditimpakan kepada suatu tempat maka setiap orang yang ada di tempat tersebut akan mendapat bencana itu bail orang shalih maupun orang thalihnya.
  9. Pentingnya untuk saling amar ma’ruf nahi mungkar di suatu lingkungan.


الكتاب: شرح رياض الصالحين

المؤلف: محمد بن صالح بن محمد العثيمين (ت 1421هـ)

الناشر: دار الوطن للنشر، الرياض

الطبعة: 1426 هـ

عدد الأجزاء: 6

[ترقيم الكتاب موافق للمطبوع]

تاريخ النشر بالشاملة: 8 ذو الحجة 1431

1/28

Sudah disampaikan di masjid:

Darussalam Walik Angin Nhestirejo Gunung Kidul. al Hasanah serang DIY, Baitunnasihin sampangan. Bin Baz.

Tinggalkan komentar