Pertanyaan: Apa hikmah digandengkannya syahadat Muhammadarrasulullah Dengan syahadat La Ilaaha Illallah?
Jawaban: Hikmah digandengakannya syahadat bahwa Muhammad adalah utusan Allah dengan syahadat tauhid untuk Allah subhanahu wa ta’ala adalah sebagai isyarat bahwa kedua syahadat itu saling berkaitan dan tidak cukup hanya salah satunya, oleh karena itulah kedua syahadat tersebut digandengakan dalam azan dan tasyahud. Sebagian ulama berpendapat tentang tafsir firman Allah subhanahu wa ta’ala,
وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَۗ. سورة الإنشراح: 4
Dan meninggikan (derajat)-mu (dengan selalu) menyebut-nyebut (nama)-mu? QS: Al-insyirah: 4.
Yaitu tidaklah disebut nama Allah subhanahu wa ta’ala kecuali disebut juga nama beliau shallallahu alaihi wa sallam.
Imam Al-Hasan dan Imam Qatadah berkata: “”Allah telah mengangkat sebutannya di dunia dan di akhirat. Tiada seorang pun juru khotbah, tidak pula pembaca tasyahhud, dan tidak juga orang yang menunaikan salat, melainkan dia akan menyerukan seraya berkata: ‘Aku bersaksi bahwa tiada tuhan yang hak (benar) selain Allah, (dan) aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.’“
Imam Mujahid berkata tentang ayat وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَۗ maknanya (nama beliau diangakt) dengan azan (setiap azan pasti disebut nama Allah subhanahu wa ta’ala dan nama Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam).
Imam Hasan berkata: “Beliau adalah pribadi yang bercahaya, di atasnya terdapat Cap (Tanda) Kenabian, yang dari Allah disaksikan, senantiasa bersinar dan menjadi saksi kebenaran. Dan Tuhan menggandengkan nama Nabi bersama Nama-Nya, ketika seorang Muazzin berseru dalam (salat) yang lima waktu: ‘Aku bersaksi…’ Sebagai penghormatan, Dia (Allah) mengambil (akar kata) dari Nama-Nya sendiri untuk beliau, maka Pemilik ‘Arsy adalah Maḥmūd (Yang Terpuji), dan ini adalah Muḥammad (Yang Sangat Terpuji).”
لكتاب: مختصر الأسئلة والأجوبة الأصولية على العقيدة الواسطية
المؤلف: أبو محمد عبد العزيز بن محمد بن عبد الرحمن بن عبد المحسن السلمان (ت 1422هـ)
الطبعة: الثانية عشر، 1418 هـ – 1997 م
عدد الصفحات: 160
[ترقيم الكتاب موافق للمطبوع]
تاريخ النشر بالشاملة: 8 ذو الحجة 1431
Halaman: 10.
Alih Bahasa: Turahmin, BA, S.Pd, M.H.
Bin Baz Piyungan, Bantul, Rabu 15 November 2025, 11.20.